Hanya Rp62 Juta! Ini Spesifikasi Mobil Listrik Wuling Hongguang Mini EV

Tiongkok menyumbang dekat 42 persen dari armada kendaraan listrik global. Lebih 1, 2 juta EV habis terjual pada tahun kemudian.

Dikutip dari sputniknews. com, kalau pembuat otomotif yang berbasis di Liuzhou SAIC- GM- Wuling sudah menetapkan rekor penjualan baru buat city car Wuling Hongguang Mini EV yang baru- baru ini diluncurkan. Dikenal sudah terjual 200. 000 unit cuma dalam 200 hari.

Kendaraan listrik yang tidak buat tipis dompet ini mulai dijual pada Juli 2020 serta mempunyai harga dasar 28. 800 yuan ataupun setara dengan Rp62 Juta.

Mini EV yang mungil bisa menampung sampai 4 orang, serta mempunyai jangkauan antara 120 sampai 170 kilometer dengan sekali pengisian energi bergantung pada konfigurasi baterai mobil listrik murah .

Mobil tersebut mempunyai kecepatan paling tinggi sampai 100 kpj serta ditaksir peringkat mengkonsumsi tenaga 8, 1 kWh/ 100 kilometer.

Walaupun harga awal mulanya rendah, kendaraan ini dilengkapi beberapa fitur standar, tercantum AC, power window, serta stereo. Peralatan keselamatan standar tercantum anti- lock break serta sensor parkir balik.

Bagi media Tiongkok, Mini EV sangat terkenal di golongan pengemudi perempuan serta para pemuda. PT Jasa Marga lewat anak usahanya ialah PT Jasamarga Related Business( JMRB) sediakan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Universal( SPKLU) di beberapa rest zona jalur tol yang dikelolanya. Dengan demikian, para pengguna mobil listrik yang melewati jalur tol tidak butuh takut kehilangan baterai

Dikala ini, total terdapat 4 SPKLU yang ada di rest zona yang dikelola oleh PT JMRB. Keempatnya ialah di Rest Zona Kilometer 207 A Ruas Palikanci, Rest Zona Kilometer 379 A Ruas Batang- Semarang, dan Rest Zona Kilometer 519 A serta Kilometer 519 B Ruas Solo- Ngawi.

Direktur Bisnis Komersial PT JMRB Imad Zaky Mubarak berkata penyediaan SPKLU ini dalam rangka buat menunjang percepatan program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai( KBLBB). Terlebih, kebijakan ini pula diatur dalam Peraturan Presiden no 5 tahun 2019.

Tersedianya SPKLU di rest zona ialah wujud dari komitmen perseroan buat mengoptimalkan pelayanan untuk pengguna jalur tol, paling utama pengguna kendaraan listrik. Tadinya, PT JMRB pula sudah melaksanakan digitalisasi sistem pembayaran di rest zona, sehingga membolehkan wisatawan buat melaksanakan transaksi non- tunai.“ Penyediaan SPKLU di rest zona bertujuan buat mempersiapkan fasilitas guna menunjang implementasi Perpres Nomor. 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai buat Transportasi Jalur,” ucapnya dalam keteranganya, Senin( 8/ 3/ 2021).

Baca Juga ; Sistem Hidroponik Lengkap

Zaky pula meningkatkan, grupnya hendak terus menaikkan jumlah SPKLU di rest zona yang dikelola oleh grupnya. Dalam waktu dekat, SPKLU hendak muncul di Rest Zona Kilometer 389 B Ruas Batang- Semarang.

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *